Senin, 24 Desember 2012

Dan Aku-pun Ragu


ketika ku ingat akanmu
tak tau harus melakukan apa 
bahagia ? atau sedih kah?

  mengapa kau lakukanky seperti ini?
  mengapa kau selalu membayangiku?
  cinta ..
  benci ..

tak tau harus mencintaimu atau tidak?
tak tau harus membencimu atau tidak?
ataukah ku harus melupakanmu?
karna kau tak pernah hilang dalam diriku

  entah apa itu,
  tapi aku yang selalu ada
  untuk menjagamu
  dan untuk mencintaimu

http://famiblasting.blogspot.com/2013/01/puisi-cinta.html

yang dulu dan bukan sekarang

haloo haloo, happy holidaayy ;;) ketemu lagi lagi bersamaa sayaa di liburan sekolah yaa hihihi :D punya puisi nih tapi gatau mau ngasih judul apaa-_______- .  puisinya uda lama sih tapi baru mau posting malem ini :) liattt yaaaaaaaa..
~checkitdoooooooot


dahulu kita bersama,
berbagi tangis juga canda
perlahan cinta dan sayangpun datang
mewarnai kehidupan kita

  lalu, kau pergi tinggalkanku sendiri
  dalan kesediahan tanpa arti
  kita terpisah tuk selamanya
  dan tak kan mungkin kita kembali

dan kini ku sendiri
meratapi sepi hari
mendengarkan sunyi hati
dan tak seorangpun yang mengerti



syallalala~ itu itu puisinyaa hihii Gak Jelas yaa? PUOOOOOLLLL, tapi itu karyaa sayaaa hahahaha :D makaceee uda bacaaaa readerrrs {}

Jumat, 21 Desember 2012

biarkan aku pergi

closing nih buat malem ini ;;)


Biarkan Aku Pergi

aku bukan embun pagi
yang selalu ada ketika kau buka jendela kamarmu
aku bukan lantunan lagu malammu
yang selalu terdengar merdu dikala klau mulai terlelap dalam mimpi indahmu

tapi apa nyatanyaa?
aku hanya bagaikan daun yang terhempas oleh angin
terhempas yang tak tau arah dan tujuan 
aku hanya bagaikan layang-layang indah
hanya tarik ulur cinta palsu yang ku dapat

biarkan aku pergi !
meninggalkan semua kenangan tentang rindu
meski nyatanya ku takkan pernah lupa
akan dirimu dan semua kenangan itu

ku ingin ..
kemana aku pergi
kau akan ingat setiap kata, setiap ucapan
dan.. tentang semua yang pernah keluar dari bibir ini
dan.. semua hal yang pernah kita buat bersama 
dan..semata-mata
karna ku ingin menjadi milikmu 

goresan rindu

yang ketiga nih, kayaknya pas banget buat para jombloers yang kangeen mantan ato para gebetannyaa haha :D niih mongggooo langsung dibacaaaa ajaaa :)


Goresan Rindu

lara hitam menikam kalbu
perih menyayat dalam pilu
diam dan bisu !
hanya tergumam lirik bisik dalam detak suara
~Rindu..
ya! rindu yang kurasa

  tarian angi menghempas menggetarkan jiwa
  beradu dalam goresan rindu sang dilema
  sakit....perih...
  lalu, siapa yang peduli risau ku ini?
  bahkan deru ombak tak sanggup pecahkan karang luka ku ini

sanggupkah pupuskan asa dalam rindu?
sanggupkag torehkan cahaya dalam gelap?
sanggup kah?
entah~ semua diam seribu bahasaa

Andai Aku Boleh Meminta



teringat pesan bunda di hari itu 
saat ku tunggu sebuah bus di sebrang jalan
"nak? jika ayahmu kembali kamu ingin apa?"
ku tak menjawab.
diam! dan hanya bisa terdiam
"nak, kamu ingin apa?"
tetap mmilih untuk diam
bunda-pun mulai bosan

  sampai ku duduk di bus tua yang pengab
  aku tetap terdiam
  aku hanya bisa menjawab
  menjawab melalui kata hati

  "ku ingin, belaian kasih sayang ayah dan bunda sampai matahari terbit dari ufuk barat"

puisi puisi daaan puisiiii

haiii gaes ;;) punya puisiii nih, langsung cus deh langsung bacaa ya :D


Pada Sebuah Senja di Langitku

pada sebuah senja di langitku, kau datang menjelma menjadi awan
aku jadi cinta tersebab benttuk dan warna indahmu
kau milikku, bagiku...
dan dalam hidupku, mimpiku tak pernah mati

  nyala pelita dijiwa membasuh suci hatimu
  anggurku yang masam, terlalu manis di bibirmu
  lagu pujian malam, seutuhnya hanya bagimu
  oh, betapa ada satu mimpi : meyakini kau jadi milikku !

kau milikku, milikku !
ku teriakan pada angin petang
dan Ia-pun menghela nafas nelangsa
namun, naruli malam mengira Ia jelas

  kau tertangkap dalam jaring musikku
  dan perangkap musikku itu meluas seluas angkasa
  jiwaku lahir pada pantai perkabungan dimatamu
  di mata berkabunganmu, negeri memulai diri


yaaaahhh sekian puisi dari sayaaaaa haha :D gajelas sih yaaa, tapi apa dayaa galau melanda sayaaa :D
please comment, so thanks so much {} bye :--*


Jumat, 14 Desember 2012

tauk ah bingung~


selamaattt malaaam pemirsaa haha :D luamaaa yaa setelah sma jarang mampirr, sibuk loh yaa harap maklum ;;) punya cerpen baru nih, selamaaat membacaaaaa :D *cekidot~


Hai duniaa, pagi ini seperti biasa bangun dengan omelan ibuku tersayang nan cantik jelitaa. Langsung masuk ke kamar mandi~mandi~preapare skolah lalu sarapan pagi bareng keluarga telah menjadi rutinitas rutin pagi ku.
Pukul 06:00 pagi aku menuju sekolah yang awalnya enggan untuk aku masuk di sekolah ini. Yaaa... SMA Harapan Bangsa, salah satu sekolah elit nan favorit di kota ku tercinta. Namun sekarang aku tak perlu kwatir, karena telah ada moodboster yang siap untuk menghiburku ditengah penatnya pelajaran anak SMA. Reza L Karim sebut dia dengan panggilan akrap "Mr.Kepo".
Cowok super kece yang berhasil buat aku membagi hati antara dia dengan Niko. Pacar ku saat itu yang sekarang telah menjadi mantan setelah 2 tahun lebih kami bersama menjadi sepasang kekasih. Putus karena kehadiran Reza yang datang tanpa permisi dan memberi perhatian lebih dibanding Niko yang berbeda sekolah dengan ku.
Jalan~makan~bahkan nonton-pun sering aku jalani berdua bersama Reza. banyak tawa yang keluar dari bibir manis nan polos kami berdua.
Perkenalan kami berdua berawal ketika pulang sekolah, kami saling bercerita masa SMP. Reza menceritakan masa indah SMPnya dulu. Yabes teman paling resek ku masa Sekolah Dasar ternyata menjadi sahabat Reza. Dan konyolnya lagi Yabes pdkt dengan Saverina sahabat terbaikku sejak SMP. Ide untuk menjadikan Yabes dengan Saverina menjadi sepasanag kekasih-pun membuat pertemanan ku dengan Reza berubah menjadi hal yang bisa dikatakan lebih dari sebatas teman biasa.
Hari demi hari telah ku lalui bersama Reza walaupun dengan status pacar Nico dan Reza menjadi pacar Diva. Sampai saatnya tiba tepat tanggal 28 Oktober 2002 Reza memutuskan berpisah dengan Diva dengan alasan hati yang sudah tidak nyaman lagi. 29 Oktober 2002 kabar itu terdengar langsung di kedua daun telinga ku dan detik itu pula aku berani memutuskan untuk mengambil keputusan yang sama, Berpisah! ya.. berpisah dengan Niko dan memilih status single dan berharap terjadi sesuatu yang lebih dengan Reza. "gak boleh pacaran dulu sama mama." Sebenarnya alasan basi dan sudah kadaluarsa untuk sekedar bisa putus dan gamau membuat sakit yang terlalu mendalam yang dirasakan Niko. Tapi mau gimana lagi cobak? mau alesan apa? masak iya bilang"aku uda gak nyaman lagi sama kamu, uda ada Reza yang lebih perhatian dibanding kamu. aku uda gak sayang lagi!" bukan kata putus yang kudapatkan, bisa-bisa golok beserta kawan-kawannya melayang sempurna di tubuh tinggi nan kurus ini. Yapss.. masih punya perasaan sih akunya, gimana cobak setelah 2 hari Niko sms gak au bales, tiba-tiba dapet balasan bilang putus kayak gitu. Sakit kan ya? iyaa sakit banget malah hahaha ciyan luh Nik :p 
Oke, back to my new lovely Mr.Kepo :3 setelah semua resmi dengan status single semua berjalan seperti air yang yang mengalir, daun yang menari dan angin yang berhembus lembut dan rumput yang bergoyang :D *duh alay gue-_- 
Lebih sering keluar atau jalan bareng untuk sekedar makan diluar itulah yang sering kami lakukan. Indah~bahagia~ serasa dunia milik berdua *terus yang lain gimana? kontrak gitu?-_-*  banyak kejadian yang mungkin melebihi orang pacaran. Satu hal yang aku salut banget dengan Reza ketika dia berani minta izin kepada orang tuaku untuk makan setelah aku pulang telat dari sekolah. Izin ke orang tuaku itu sama aja dengan masuk kandang gajah yang punya sifat macan. Cuek banget tapi kalo mereka gak suka langsung ngomong langsung to the point ke orang yang bersangkutan. bikin malu kan? yaaa itu lah orang tuaku. Tapi entah mantra apa yang dibaca Reza sehingga dia berhasil mendapat izin untuk jalan bersama ku malam itu. 
Tapi hal ini gak berlangsung lama, Rabu 22 November 2002 sore hari menjadi hari paling suram di sepanjang sejarah hidupku. Mendapat kiriman pesan singkat dari Reza, bukan malah senang malah sesak yang kudapat. "Aku kok nyamannya sama kamu kok cuma jadi sahabat yaaaa :)" shock banget kan pastinya :"( padahal sering kali Reza bilang kalo dia suayang banget sama aku. Eh taunya.. dapet sms kayak gitu~ Sedih pasti! bisa dibilang karma yang aku dapet dari perilaku ku terhadap Niko. Tapi mau gimana lagi? malam tiba, tapi jari-jemari mungil ini terasa tak ingin berhenti untuk hanya sekedar mengetahui alesan apa dia mengutarakan seperti itu kepada ku. 
Sekitar pukul 7 malam, alasan mengapa hal ini terjadi terucap dari bibir mungil yang terwakilkan oleh handphone yang bisu namun tau segalanya. "I like you. I was very comfort when with you but not to make you my girlfriend. cause if we're break  I was so afraid of losing you. but I want more than this. I miss you so bad boo" itulah pesan singkat yang ku dapatkan yang berhasil membuat ku tak hanya meneteskan air mata tapi tapi menangis tanpa henti dengan membayangkan memory indah yang pernah ku buat tanpa sengaja bersamanya. Kenapa dia berkata seperti itu setelah aku sayang melebihi sayangku ke Niko, Tuhaan???!!! Tapi apa mau dikata, nasi sudah menjadi bubur, besi sudah mulai berkarat tak mungkin bisa dikembalikan sesempurna awalnya. Seperi hatiku yang awalnya melambung bahagia lalu dihempaskan tanpa berfikir sakit atau tidak, itu lah keadaanku saat itu. 
Mungkin bukan hanya aku, tapi semua wanita di dunia akan langsung berubah setelah mendapat kenyataan seperti itu. Berubah secara otomatis menjadi cuek itulah yang terjadi dengan ku pada saat itu. Alhamdulillah...Reza peka dengan keberubahaannya sikap ku terhadapnya "after this, are you hate me? i had made mistake against you, waste the people who have loved me." sms itu lah yang aku trima setelah  sikap ku berubah. "NO! I cann't hate you. you don't make a mistake with me. I believe, we will be happy without us being relationship"  balasan seperti itu yang aku kirim dengan tetesan air mata yang mewakili persaan kalut ku.
"good night cantik, maaf kalo kata-kataku buat kamu sedih, nyenyak ya bobok mu {}" mungkin emotion peluk terakhir yang ku dapatkan setelah kejadian 22 November 2002 itu.
23 November 2002 siang keputusan untuk mebicarakan secara langsung semua permasalahan yang terjadi semalam. Pergi ke salah satu tempat nongkrong setelah pulang sekolah tiba. Dan untuk pertama kalinya aku melihat seorang Reza menangis secara langsung setelah aku berkata "apa selanjutnya cukup sampai disini? Menghapus memori yang menurutku sangat indah yang pernah kita buat bersama dan menjadi pribadi yang tak saling sapa bahkan tak saling kenal atau menjadi musuh? mau pilih yang mana? karna semua pilihan ada 2, baik dan buruk. Jujur saat ini mungkin lebih indah walopun sakit daripada berbohong untuk sedikit menghiburku dan akan menghasilkan air mata yang lebih banyak dikemudian hari!"
Hanya diam dan membisu sambil meneteskan air mata dari kedua kelopak matanya yang mulai memerah. "apa kamu keputusan terburuk seperti itu? bunuh aku sekarang jika kamu memilihnya!!!" Rangkaian kata itu lah yang membuat aku semakin tidak kuat untuk menahan derita dan mataku tak sanggup untuk mengusir air mata untuk segera keluar tanda menolak pilihan konyol yang sengaja aku buat. 
Mungkin karna rasa sayang yang sudah mendekam direlung hati kami berdua dan rasa sayang itu lah yang membuat kami memilih untuk ~lanjut menjalani kehidupan seperti biasa dengan status hanya sebatas teman biasa dan menganggap tidak ada kejadian yang menyakitkan di malam tanggal 22 november 2002~
Walaupun sakit rasanya dengan pilihan seperti itu yang telah kami sepakati bersama dan melihat dia asik bersendah gurau dengan perempuan lain ditemani gitar unik. Cemburu-pun tak pantas! yaa... 3 kata itu yang pas untuk kondisi ku saat ini.
Masih berboncengan dengannya saat menuju sekolah dan terlalu naif rasanya bila ku katakan aku tak teringat memori indah bersamanya 'dulu'. terasa berat tarikan nafas ini jika mengingatnya dengan sempurna. Itu dulu dan kondisi sekarang telah berbeda dengan keputusan indah namun mnyakitkan itu :")
Kekenyataan yang menurutku akan merubah menjadi pribadi dan sosok perempuan yang lebih sabar menerima keadaan apapun mampu membawa tubuh kurus ini ketempat yang laknat bagiku! katakan saja itu Rumah Sakit~ 
Tak bisa menerima kenyataan ini semakin mebuat kondisi tubuhku menurun secara otomatis nafsu makan membuat ku menjadi semakin tidak teratur-dengan ditambah tugas yang sejibun dari guru-guru yang tidak pernah mau mengerti bagaimana kondisi muridnya semakin lengkap untuk memdahkan penyakit menyarang. 
Tubuh yang dibalut kulit berwarna kulit langsat ala wanita tropis. 4 hari setelah malam suram itu yakni tepat tanggal 26 november 2002 pagi, suara merdu dokter menyuruhku segera opname agar tubuh dengan panas 40,2 derajat celcius itu tidak semakin melemah. satu kenyataan pahit lagi yang membuatku semakin tidak bisa menerima keadaan pada akhir bulan November ..

yaapppppzzzz.. itulah cerpennya GJ? gak nyambung? ato apa lah ya terserah hehe tapi yang penting makasih banget uda mau baca haha :D yang baca dapet pahalaaaaaa ;;)
thanks so much, see you readers {}

Rabu, 02 Mei 2012

my love your love


     hey hey :D lama yee blog ini membisu , tanpa ada postingan baru ;) Biasaa lah yang punya lagi sibuk nih :p okey , langsung aja. nih postingan cerpennya kisah nyata loh bikinan gueh jugaa  , HAHA dramatisir bangeet gituuh :p . okelah gak usah lama-lama , langsung ajaa .... *cekidot*


My Love ~ Your Love


          Di rumah, Niken sedang sms-an sama cowok. Nah, cowok itu kakak kelasnya, Dhoni  namanya. Kebetulan dia mempunyai sahabat yang sekelas dengan cowok itu, namanya Aisyah. Niken pun langsung menelpon Aisyah dan langsung menceritakan tentang cowok itu. Niken sih bilangnya belom yakin kalau cowok itu Dhoni, dia minta agar Aisyah mau sms-an dengan si cowok itu, buat ngeyakinin aja dan Aisyah pun menyanggupinya.
          Malampun tiba, Aisyah pun hendak sms-an sama cowok yang katanya si Dhoni itu. Tapi Aisyah gugup banget mau smsnya ya.. karna ternyata Dhoni itu CLBKnya (Cinta Lama Belom Kelar). Tapi, demi sahabatnya ia mau melakukan itu. Setelah sms-an ternyata cowok itu benaran Dhoni, dan Aisyah pun heran kenapa Dhoni bisa sms-an sama Niken. Ia pun baru sadar kalo akhir-akhir ini ada gossip di sekolah kalo Dhoni suka sama Niken. Memikirkan hal itu, Aisyah jadi risih, mungkin gara-gara ia masih suka sama si Dhoni itu.
          Keesokan harinya di sekolah “Hey syah, gimana itu beneran Dhoni nggak?” tanya Niken. “Iya, itu beneran si Dhoni.” Jawab Aisyah males gitu. “oh, oke makasiih sayang. Hehe, aku ke kelas duluan ya syah.” Kata Niken dan Aisyah mengangguk. Di kelas Aisyah merasa kalo Dhoni ngeliatin dia terus. Wah jadi kegeeran nih si Aisyah, soalnya kan walaupun mereka CLBK mereka tuh gak terlalu deket, mereka paling cuman deket kalo Chatting. Dan pelajaranpun selesai, kelas dibubarkan.
          Aisyah pun buru-buru pulang ke rumah, waktu dia liat hape nya ada message dari Dhoni. Sebelum dibuka Aisyah mikir dulu “kenapa ya Dhoni sms aku lagi?” akhirnya Aisyah dan Dhoni pun sms-an terus-terusan.
          Sementara itu Niken menelpon ke rumah Aisyah dan memintanya datang ke rumahnya dan Aisyah pun bersedia dan langsung menuju ke rumah Niken. Sesampainya, Niken bercerita bahwa dia mempunyai PR. “PR apa Ken ..? B.Indo , Mat ?” tanya Aisyah. “what ? bukan PR itu tapi PR Penggemar Rahasia, hhaha.” Jawab Niken. “hah.. penggemar rahasia??” Aisyah kaget. “iya, dia tuh sering banget kirimin sms cinta buat aku, tapi dia nggak mau ngasih tau identitasnya. Apa coba kalo bukan PR.” Kata Niken sambil senyum-senyum sendiri. “tapi kamu masih suka sms-an sama Dhoni?” tanya Aisyah. “ya.. semenjak PR itu sms aku, Dhoni gak sms aku lagi. Malah terakhir, dia sempet bilang kalo sering sms-an sama kamu.” Jawab Niken. “ah.. yaudalah aku pamit dulu.” Aisyah pun pamit.
          Di kamar, Aisyah mikir “mungkin gak ya Dhoni PR nya Niken?”, Aisyah mikir gitu soalnya dia emang orangnya suka menyimpulkan kejadian-kejadian yang ada. “kalo itu  benar Dhoni, terus buat apa? Dia perhatian sama aku? Buat apa? Buat apa? Buat apa?” Aisyah pun ngomel sendiri. Ngomelnya terhenti disaat dia dapet sms dari Dhoni. Dan akhirnya mereka basa-basi sampek akhirnya Dhoni nanya “syah? Kamu uda punya pacar belom?”
          “ya belomlah, emang kenapa?” Aisyah tanya balik dan hatinya cenat-cenut. “gak punya kok” jawab Dhoni. “ih.. kenapa?” Aisyah tanya lagi karena penasaran. “yeeh, maksa kamu. Emangnya mau kamu kalo aku yang punya?” jawab Dhoni. Hati Aisyah bener-bener cenat-cenut, dia pura-pura gak ngerti “maksudnya?”. “kamu mau gak jadi pacar ku?” kata Dhoni. Seng... hati Aisyah berbunga-bunga, dia masih gak percaya kalo Dhoni nembak dia. Dia pun sadar karena hapenya bunyi. Ternyata sms dari Dhoni “syah, koq gak di jwab siech? Gmnaa?”. “aku butuh waktu.” Jawab Aisyah singkat.
          Keesokan harinya di sekolah. Saat bel istirahat. Niken dan Aisyah duduk di taman. Tiba-tiba hape mereka berbunyi bebarengan. Aisyah mendapat sms dari si Dhoni, dan Niken dari PR-nya dan Aisyah membacakan smsnya “telfon dong walo Cuma bilang hallo, sms dong walo Cuma bilang hai...........” . “eh syah? Dapet sms dari siapa tuh?” tanya Niken.
          “eh, emangnya kenapa sih ken?” tanyak Aisyah balik. “sms yang kamu baca itu, sama persis kayak sms yang aku dapet barusan dari PR itu! Jangan-jangan temen kamu yang kirim sms itu PR aku lagi. Yaudah cepet kasih tau siapa yang sms kamu?” tanya Niken terburu-buru. “eh..eh.y..y..yang nya..sar eh.. iya nya.. nyasar” jawab Aisyah sambil senyum terpaksa.
          “yaudah aku ke kelas dulu ya?” tambahan Aisyah sambil berlari ke kelas. Setelah pelajaran selesai Aisyah pergi ke kantin dan ia mendapat sms dari Dhoni isinya “syah.. gimana kmu mw gk trima ak?klo kamu mw trima aku, kamu dateng ke taman kota jam 3 sore dan aku akan nunggu kmu apapun yang terjadi kalo kamu gak dateng ya.. aku tau jawabannya. #don’t reply my message# ” Aisyah pun pulang ke rumah.
          Jam 3 kemudian. Aisyah bingung mau nrima Dhoni atau nggak, di satu sisi dia emang sayang sama Dhoni, di sisi lain dia bingung gimana kalo PR nya si Niken itu Dhoni. Setengah jam ia berfikir dan akhirnya ia mendapat jawabannya, ia fikir kalo misalnya Dhoni PR nya Niken mana mungkin Dhoni nembak dia. Ia pun segera bergegas ke taman kota.
          Di lihatnya si Dhoni yang sedang duduk di bangku di bawah pohon. Udara sejuk, bunga seolah-olah melambai-lambai menyapa kehadiran si cantik Aisyah. Dhoni pun berdiri dari tempat duduknya dan berkata “Aisyah.. kamu cantik banget hari ini ?”. “oh, jadi hari aja aku cantiknya?” tanya Aisyah gugup. “eh.. enggak kok, kamu cantik setiap hari.” Jawab Dhoni “jadi kalo kamu ada di sini artinya kamu nrima aku dong?” tanya Dhoni. Aisyah hanya mengangguk dan tersenyum berseri-seri tanda ia mau menerima Dhoni menjadi kekasihnya.
          Aisyah pun berkata “tapi kamu gak akan hianatin aku kan?” seketika Dhoni terdiam seribu bahasa. Ia takut menyakiti Aisyah. “iyaa” jawab Dhoni yang bingung. Mereka pun pulang ke rumah masing-masing.
          Sampai di kamar Aisyah membayangkan hal yang terindah tadi sampek hapenya bunyi ada sms dari Niken. Niken bilang kalo dia uda ngerasa suka banget sama PR nya itu, tapi PR nya gak nembak dia mulu dan minta Aisyah untuk nginep ke rumahnya karena orang tuanya lagi keluar kota. Sesampainya di rumah Niken. “hai syah.. liat, PR mau ngasih tau namanya loh.” Kata Niken. “oh ya? Jadi siapa dia?” tanya Aisyah. “Dhoni” Niken menjawab. Sambil menahan tangisannya Aisyah tersenyum dan bertanya “dia uda nembak kamu ?”. “ya.. belom sih tapi, aku sayang banget sama dia dan akhir-akhir ini dia uda jarang sms aku kecuali aku yang sms duluan.” Jawab Niken. “ken? Maaf ya aku gak jadi nginep di rumah mu. Soalnya aku baru inget kalo aku harus nemenin bunda aku SPA.” Kata Aisyah sambil keluar dan menangis tanpa ketauan Niken. “yeeh.. Aisyah kenapa sih? Yaudahlah.” Kata Niken.
          Aisyah yang lari ke rumahnya, tiba-tiba di tengah jalan turun hujan yang sangat lebat, Aisyah yang berlarian sambil menangis gak melihat ada motor di jalan dan ia pun terserempet motor itu. Kepalanya luka dan tak sadarkan diri. Pengendara itupun membawa Aisyah ke RS terdekat. Dan ternyata yang nabrak Aisyah itu kakaknya Dhoni namanya Fredy.
          Fredy pun mengambil hape  Aisyah dan menghubungi nomor terakhir yang di telfon Aisyah menggunakan hape nya dan ternayata itu nomor Dhoni. “halo? Ada apa bang?” tanya Dhoni.
          “gua gak sengaja nabrak temen loe. Mending loe dateng ke Rumah Sakit Bunda Idaman gak pake nanya lagi! Cepetan!” jawab fredy dan langsung mematikan telponnya. 15 menit kemudian Dhoni datang. “bang? kamu nabrak siapa sih?” tanya Dhoni. ”cewek itu” sambil menunjuk kamar rawat Aisyah. Dhoni pun masuk ke kamar itu dan melihat Aisyah sedang terbaring tak berdaya diatas ranjang. “aaa aa ..Aisyaah....?” teriak Dhoni sambil memegang tangan Aisyah sambil meneteskan air mata. “syaaaah? Kamu kenapa? Pasti kamu lagi ada masalah sampek bisa meleng gitu?!” tambah Dhoni.
          Seketika Aisyah pun membuka matanya “Dhoni...” katanya lemas. “kamu gak usah banyak ngomong dulu.” Kata Dhoni so’ cuek. “aku kenapa?” tanya Aisyah. “harusnya aku yang tanya. Kamu kenapa syah?” Dhoni tanya balik. Aisyah hanya menggeleng. “yaudah sekarang aku anterin kamu pulang dulu ya, dokter bilang lukanya gak terlalu parah kok. Besok aku jemput jam 9. Pokoknya kamu harus cerita sejujur-jujurnya.” Kata Dhoni. “tapi kamu juga harus jujur.” Kata Aisyah Dhoni pun mengantar Aisyah pulang, lalu pulang ke rumahnya.
          Keesokan harinya di taman. Ketika Aisyah mau bercerita, hapenya berbunyi. Ada sms dari Niken “syah? Aku lagi bingung nih, kok kayaknya aku sayang banget sma PR ku ini, Dhonin.. ak suka sama dia n sayang.. sayangg banget. Kamu mau ya bantuin aku, comblangin aku sama dia gitu. Pliiiss.. ya syaah? Kamu kan sahabat terbaikku plis ya?.. pliiiisss..!!!” Aisyah meneteskan air mata setelah membaca sms itu. “syaah? Kamu kenapa? Kok nangis?” tanya Dhoni. Aisyah pun hanya terdiam. Dhoni pun langsung mengambil hape Aisyah dan membaca sms itu. “PR itu apa sih? Maksudnya apa? aku PR nya Niken?.” Tanya Dhoni. “Penggemar Rahasia” jawab Aisyah sedikit kecewa. “aku? Penggemar rahasianya Niken? Sejak kapan? Aku tuh Cuma sayang sama kamu syaah.. gak ada yang lain..” kata Dhoni
          “terus? Sms-sms itu? Maksudnya apa?” tanya Aisyah. “sms apa?” sambil berfikir, Dhoni akhirnya menjawab. “oh, gini critanya, aku tuh nyomblangin Lutfi sama si Niken. Jadi, PR nya Niken itu bukan aku tapi Lutfi.” Jelas Dhoni. “tapi, Niken sukanya sama kamu, bukan sama Lutfi.” Kata Aisyah sambil menangis. “tapi aku Cuma sayang sama kamu Aisyah!!. Dan itu udah lama banget sebelum Niken suka aku. And... jauh sebelum kamu sayang aku. Dan rasa itu dalem banget dan just for you.” Jelas Dhoni. “tapi ma’af dhon, aku gak bisa nerusin semua ini.” Kata Aisyah. “maksud kamu apa?” tanya Dhoni. “kita harus......” belum selesai bicara, Dhoni memotong. “kita harus tetep bersama atau kamu mau kehilangan aku selama-lamanya.” Aisyah meneteskan air mata dan berkata “Dhon.. pliis, jangan bikin aku harus milih antara kamu dan Niken. Kalian tuh orang yang penting dalam hidup aku. Dan aku emang gak mau ninggalin kamu dan gak mau ngecewakin Niken.”
          Hujan pun turun amat deras. Mereka diam seribu bahasa. Lama-kelamaan hujan pun reda. “jadi, sekarang mau mu apa Syah?” tanya Dhoni. Namun, Aisyah pun menggeleng. “aku sekarang gak butuh apa-apa” kata Aisyah. Ia pun pergi meninggalkan Dhoni. “syah, inget kalo kamu ngelakuin itu kamu bakal kehilangan aku selamanya.” Teriak Dhoni. Dan akhirnya ia pun pulang.
          Di kamar, Aisyah hanya menangis untuk kejadian hari ini. Telpon dari Dhoni di reject begitupula dari Niken. Setelah kejadian itu Aisyah jatuh sakit. Kata dokter dia kena syok aja beban pikiran. 3 hari Aisyah gak masuk sekolah karena sakit. Di rumah ia hanya di temani pembantumnya karena orangtuanya masih ada tugas ke luar negeri. Di waktu yang bersamaan Dhoni dan Niken datang ke rumah Aisyah. Mereka pun, masuk ke kamar Aisyah. “Aisyah? Kamu kenapa sih?” tanya Niken.
          “aku gak papa kok.” Jawab Aisyah. “Aisyah, aku mau nunjukin sesuatu sama kamu. Kamu kan lagi sakit, kamu mau kan liat sahabatmu ini bahagia?” tanya Niken lagi. Aisyah mengangguk. Hal yang gak disangka-sangka oleh Dhoni dan Aisyah, ternyata Niken meengungkapkan perasaannya langsung kepada Dhoni dihadapan Aisyah. “Dhoni, aku sayang banget sama kamu semenjak aku kenal kamu. Apa kamu ngerasain hal yang sama?” spontan Niken berbicara. Setelah itu.. Aisyah langsung tak sadarkan diri. “Aisyaaaaaaahhh...!!” teriak Dhoni.
          Mereka pun membawa Aisyah ke RS. Bunda Idaman. 3 hari ia dirawat dan keadaannya sudah pulih. Dhoni yang menjeput Aisyah karena Niken sedang belajar kelompok. “mau sampe kapan kamu nggantungin cintanya Niken?” tanya Aisyah. “loh, maksud kamu apa sayaang?” tanya Dhoni balik. “udah, kamu gak pantes bilang sayang lagi, aku uda gak sayang lagi sama kamu.”  Kata Aisyah sambil memalingkan wajahnya. “apa? Gak mungkin syaah! Kamu jangan bercanda dong.” Ujar Dhoni. “aku sama sekali gak bercanda. Aku emang gak suka lagi sama kamu. Dan lusa, aku bakal ke London pindah rumah dan sekolah” jelas Aisyah. “Aisyah itu gak mungkin. Lagian apa alesan mu buat gak sayang lagi sama aku?” tanya Dhoni. “a..a..aku.. punya cooowok ba..ba..ru.” Jawab Aisyah terbata-bata. Tak terasa mereka telah sampai di rumah Aisyah.
          Aisyah pun turun tanpa sepatah kata. Aisyah langsung masuk kamar dan menulis 2 surat yang pertama untuk Niken. : “Teruntuk sahabat terbaikku, Niken Indah Agustina. kenn, ma’af sebelumnya karena aku gak bisa jujur sama kamu. Tapi sebelumnya kamu harus tau kalo aku uda pacaran sama Dhoni sebelum kamu bilang ke aku kalo kamu sayang banget sama dia. Dan sekarang aku sadar kalo kamu lebih pantes buat dia. Sayang aku sama dia gak sedalam cinta kamu buat dia. Besok, aku uda pergi ke London dan aku uda urus semua, termasuk urusan sekolah. Tapi kamu harus janji kalo kamu akan menjadi yang terbaik buat Dhoni, dan lebih dari aku. Mungkin surat ini surat pertama dan terakhir untukmu. Tapi kita masih bisa chattingan ko. Salam hangat, dari sahabatmu Aisyah Febriana Putri.”
          Dan yang kedua untuk Dhoni. “For my love, maafin aku ya Dhon.. aku harus pergi ke London besok. Semua kenangan kita akan aku bawa seumur hidup. Sebenarnya, aku gak mau ngelakuin semua ini. Tapi aku gak bisa milih antara kamu dan Niken. Dan aku masih sayang banget sama kamu, tapi tenang aja rasa ini akan aku kubur dalam-dalam. Mungkin kamu akan lebih baik bersama Niken yang selalu menyayangimu. I ALWAYS LOVE YOU DHONI PUTRA. Aku harus pergi. Salam manis, Aisyah Febriana Putri.”
          Keesokan harinya. Inilah hari dimana Aisyah harus berangkat ke London bersama teman-temannya yang mengikuti jalur beasiswa. Orang tuanya, Dhoni, dan Niken mengantarkannya ke Bandara Soekarno-Hatta. Hal yang gak pernah di duga-duga pun terjadi. Pesawat yang ditumpangi Aisyah mengalami kecelakaan. Semua panik terlebih Niken dan Dhoni. Setelah melihat daftar korban tewas, ternyata Aisyah tidak ada di daftar itu. Aisyah dalam keadaan kritis. Niken, Dhoni, dan orang tuanya masuk ke ruang ICU salah satu Rumah Sakit yang merawat Aisyah. “Aisyah, bangun naak..” kata bundanya sambil menangis. Karena tak tega melihat anak semata wayangnya yang sangat lemah. Bunda dan papanya pun keluar. Seketika Aisyah sadar. “Aisyah maafin aku. Ini semua gak bakalan terjadi kalo aku gak mikirin ego ku.” Kata Niken sambil nangis terisak-isak.
          “kamu gak salah kok.” Jawab Aisyah pelan. “syaah, aku sayang banget sama kamu, aku mohon kamu sembuh. Aku mungkin gak sanggup hidup tanpa kamu. Orang tuaku sudah pergi ninggalin satu sama lain karena bercerai, Bang Fredy uda punya keluarga, jadi Cuma kamu alasan aku tuk bertahan hidup. Lebih baik aku mati.” Jelas Dhoni. “enggak Dhon, kamu harus tetep kuat demi Niken dan demi.. aku! Mungkin aku hanya menghitung detik. Kamu akan lebih bahagia dengan Niken.” Jawab Aisyah lemas.
          Tiba-tiba garis di mesin pengukur denyut dan detak jantung bergerak lurus menandakan sudah tak ada lagi detak jantungnya. Ya.. Aisyah sudah pergi untuk selamanya. Pemakaman Aisyah pun diwarnai haru biru yang mendalam dari semua yang terutama dari orang tuanya, Dhoni, Niken.
          Setelah pemakaman, Dhoni pergi ke tempat yang dimana ia jadian sama Aisyah, dan disusul Niken. Ternyata Dhoni benar-benar nekat. Dhoni memecahkan botol dan menggoreskan pecahan kaca ke lengannya. Seketika ia terjatuh dan tak sadarkan diri, Niken yang menyaksikan hal itu langsung mendekatinya dan memanggilkan ambulance.
          Namun sayang Dhoni tak bisa diselamatkan. Ia pun menyusul kepergian Aisyah. Niken yang sedang merasakan kehilangan orang-orang yang disayangi, sangat terpukul dan ia pun akhirnya tertabrak mobil dan pergi untuk selamanya.

#adegan berbahaya! Jangan ditiru! :D hahaha J

yaah sepertii itu lah ceritanyaa, bagus? biasa aja? atoo malah jelek ?
yaa itu erseraah lah apa lu kata yee :p itu hasil gue itu kisaah gue .. ya itu lah gueeh :D haha thanks loh yaa uda bacaa :D

http://karodalnet.blogspot.com/2011/05/kumpulan-cerpen-remaja.html
          

Senin, 12 Maret 2012

about penulis



hey,  reader :) 

sebelumnya nih yaa, mau ngucapin makasih dulu buat semuanyaa yang uda mau buka link blog ini apalagi baca blog ini. makasiii buangeet yee {} haha :D
ini blog dibikin karna, aku (desi) pingiin banget yang namanya punya blog. teruss ada tugas tik dari guru tercintaa.. bapak slamet jumboo ;) hehe.

kenalin yaa, aku desi puji astutik.. panggil aja ndos :D hehe . kenalin juga nama anggota kelompok ku yang pualing se-su-a-tu ada :
1. Tifanny Saverina Prastika , temen ku yang paling jago nyanyii. 
2. Buya Azam Mahdi, temen ku pualingg je-o-er-o-ka = JOROK :p ya kan?
3. Naufal Yusuf Prasaja , dia sama si kayak Buyaa.. sama-sama joroknyaa :D *ups :p HAHA 
4. Carrolina Cindy Agatha , anak pindahan dari Malang city yang punya mata belok, tapi? cantik :p #sedikit bo'ong sih :p wkwk .
5. Dwi  Arief  Febrianto , temen cowok yang paling dewasaa kayaknyaa.. 
6. Arsya Irnanda Laksmana , mantan kapten basket yang paling banyak penggemarnyaa .


yaaa itu lah nama ceman-ceman tercintaah ku :D walopun merekaa "gitu" tapi tetep aku cintaah :* 

blog ini isinyaa, sumbangaan karya-karya dari cindy dan buyaa. yaa luapan isi hati , kalo galau :p dari pada bikin aneh-aneh mending bikin puisi ato cerpen kaan? ya itu tuh contoh sbagiannyaa. harus baca loh ya ! wajib deh :D 

you are everything guys, aku sayang kalian dah  :D

Kamis, 23 Februari 2012

kali ini PUISI ~

sandiwara diatas panggung puisi 

Ribuan airmata jatuh sudah 
Sanggup tak sanggup, inilah keadaan ku
Senyum kuyang dulu selalu ceria
Berubah menjadi guratan kepedihan

Langit senja ini menambah perenunganku
Dia berkata "Masa mudamu panjang nak!"
Aku hanya bisa diam sambil melayangkan angan padamu
"sedang apa kau? apakah senyum mu sedang merekah?"

Tak ada yang menjawab~ sial !
Aku menemukan peri kecil di puisi ini,
Ia mengajariku cara mengagumi mu

Aku bersandar pada Akasi
Masih menatap rona jingga diwajah langit
"Apa yang bisa kunikmati sore ini?"
Patah hati ! sahut sang langit

Tak lama aku sadar ..
Kita ini bagaikan bersandiwara diatas panggung puisi 
Dengan aku sebagai wanita yang tersakiti dan engkau ..
Sbagai lelaki yang dikagumi ..


by : Carolina Cindy Agatha .


Selasa, 07 Februari 2012

cerpen



ANTARA AKU, DIRIMU DAN ORANG TUA MU 


Malam ini malam minggu tepat pukul 19.00, aku bersiap siap untuk datang kerumahmu, seperti biasa kukayuh sepedah butut ku,, kusemprot parfum import badanku,, dan ku pakai baju turun menurun dari ayahku ketika pertama kali mengapeli ibuku. Aku kayuh terus sepedahku itu, dan tak terasa pukul 19.30pun aku tepat di depan rumahmu..

        didepan rumahmu aku berfikir " semoga saja yang membuka pintu bukan papamu yang mantan tinju amatir,,atau mamamu yang menjabat julukan 'DOSEN TERKILER' di salah satu Universitas,tetapi yang membuka adalah malaikat cantikku yang turun dari langit, yaitu kamu" Ku ketok pintu rumahmu,.,

        Tokk,Tokk,Tokk assalamualaikum gayaku berlagak alim..clekkkk pintu rumah mulai terbuka dan ternyata.......... "OH,Mas ayo mari masuk kedua orang tuaku sudah menunggu untuk makan malam bersama".. "IYA, Sayang.. kamu terlihat sangat cantik malam ini bidadari dikayangan pun kalh cantik dengan kecantikanmu .." ahh, GOMBAL..tapi makasi sayang,balasanmu untuku, ayo masuk mama tak suka menunggu , biasa dosen..

 "Assalamualaikum OM,TANTE.... "
"Waalaikumsalam kamu sudah datang..?? ayo cepat makan kamu membuatku terlambat makan 5 menit,, jawab mamamu untukku.."
"iya maaf tante..."

        di meja makan terihat beberapa hidangan yang cukup menggairahkan,, akhinya kita semua makan..Setelah makan ujian datang untukku,, didepan mata terlihat jus buah yang mungkin menyegarkan bagi semua orang,,namun tidak bagiku, "JUS DUREN"

Ayo silakan diminum jusnya.. perintah mamamu..
http://cencalok.com/blog/2011/04/cerpen-remaja-antara-dua-pilihan
degggg,, jantungku seperti berhenti. Minum, tante??Iya kenapa??? tak mau??aku memandang wajahmu terlihat jelas wajah mengharapkanku meminumnya., aku lihat wajah mamamu tampak raut wajah yang mendesak..tanpa buang waktu aku minum jus duren itu secepat kilat menyambar,, karena aku tak mau menikmati rasa duren dalam jus itu.. alhamdulilah,, ucapku dalam hati... Mamamu pun pergi meninggalkan aku dan kamu..tak lama lagi papamu memanggil.. kamu datang menjawab panggilan itu.. Tak lama lagi kau datang lagi dihadapanku.. dengan membawa JAMBU MENTE.."apa lagi yang mau menimpaku"
papamu datang menghampiri,, " ayo silakan dimakan ,ini buah yang menjadi kesukaan keluarga kami"hahhhhh???? jambu mente.."ya Allah" baru kemarin dirumahku ada rujakan yang tidak aku ikuti karena disana ada jambu mentenya,, tapi disini aku di suruh makan langung?? " katakau dalam hati"
Aku melihat wajah papamu seperti wajah yang ingin melakukan "aperkat"  "jap" kepadaku bila aku tak memakanya..
aku mengambil buah yang paling kecil.. kumakan dengan penuh penyiksaan,, ketika papamu pergi aku langsung berhenti,,aku bilang padamu,, "maaf sayang aku tak mau melanjutkannya""aku juga minta maaf,, kebiasaan keluargaku seperti ini,, mau gimana lagi ??" maaff ya"
jawabmu merasa bersalah padaku...Waktu pun bergulir menandakan bahwa aku harus keluar rumahmu tanpamu.. aku berpamitan dengan kedua orang tua mu,, sambil mencium tangan mereka

"Assalamualaikum tante"

"Assalamualaikum om"

saya mau pamit pulang.. oh begitu untung saja kamu ingat waktu ya , ya "waalaikumsalam"
aku pergi keluar rumahmu tanpa diantar orang tua mu sampai depan rumah bahkan untuk mengucapkan "hati hati di jalan" hanya angan ku.. tapi untungnya kau masih sempat mengantarkanku ke depan rumah..

"pulang dulu ya sayang sampai ketemu di mimpi" gombalku keluar lagi
"iyah, nanti waktu di mimpi aku mau ngajak mas makan jambu mente dan minum jus duren." :D
"huhuhuhuhu aku endak ada yang bolo ya?? kok kamu ikut ortumu sih ngerjain aku..?""hahahah cuma bercanda kok,, ya nt aku mimpi kita jalan jalan di paris,.." :O
"endak ah kejauhan g punya uang" enak enak ngobrol ortumu memnaggil dari dalam , "kenapa lama sekali pulangnya temanmu itu? ?mendengar suara mamamu itu aku cepat cepat mungayuh sepedah dan mengucapkan "good bye beb "...

By : buya Azam :D

Senin, 06 Februari 2012

cerpen remaja

                        Ketika semua lupa akan Tuhan      

            Tepat pukul 6 pagi. Ratusan kendaraan memadati jalanan kota. Dengan penuh keegoisannya dan rasa ketidak-puasan manusia yang ingin segera sampai tujuan guna memenuhi kebutuhan hidup, mereka semua lupa akan Tuhan.
            Aku Dessy Laksamana Rahman, anak tunggal dari ayah seorang pemimpin perusahaan terbesar di kota ku dan seorang ibu direktur utama sebuah sebuah bank swasta yang cukup besar aku terlahir sebagai anak yang mandiri.
            Aku genap berusia 17 tahun. Dimana usia yang cukup dewasa dalam segala hal. Biasanya di hari jadi ke-17 ini, banyak remaja yang merayakannya bersama keluarga dan teman sebayanya. Namun tidak dengan ku, aku hanya mampu merasakan ulang tahun ku tahun ini dengan melihat orang tua ku yang sibuk bekerja dan terus bekerja. Bukan kami tidak mampu membuat pesta mewah yang bertema glamour sweet seventeen party, tapi dengan kesibukan orang tua ku yang menganggap uang lebih penting dari segalanya.
            Aku mengerti semua yang dilakukan orang tua ku itu semata-mata mereka persembahkan buatku. Dan aku pun sempat bertanya kepada mereka saat melangsungkan acara makan malam bersama yang sulit kami lakukan karena kesibukan orang tua ku “mama? Papa? Kenapa sih kalian tidak pernah ada waktu buat Dessy?! Kan Dessy juga ingin seperti teman-teman Dessy yang selalu crita yang terjadi di keluarganya. Dessy merasa malu pa..ma.., saat teman Dessy bercerita, Dessy hanya bisa melihatnya, dan sedikit kecewa dan berfikir kenapa sih papa sama mama tidak bisa melakukan itu semua?!” tanya ku.  “kita semua melakukan ini juga untuk kebaikanmu, masa depanmu, sayang..” jawab mereka kompak dan langsung meninggalkan ku sendiri di ruang makan.
            Tidak hanya aku yang merasa di nomer-dua-kan dengan kesibukan mereka mencari uang yang berasalan semua demi kebaikanku dan masa depanku. Tuhan.. yang menciptakan semuanya, mengatur hidup-mati seseorang, rejeki-jodoh dan maut menusiapun juga mereka lupakan.
            Mama dan papa ku, mereka semua sudah lupa. Lupa siapa yang menciptakan mereka, lupa siapa yang memberi kesehatan mereka, lupa siapa yang memberi keselamatan mereka. Ya.. mereka lupa akan Tuhan. Mereka pernah mencelaku disaat aku berusaha mengingatkan mereka untuk melakukan kewajiban sebagai umat Islam. Aku mengajaknya seraya mengingatkan mereka untuk menegakkan sholat, dan sontak mereka menjawab “sayang, kalau kamu ingin sholat.. sholat aja sendiri. Toh juga apa sih gunanya kita sholat. Kita sudah punya segalanya, harta? Kekuasaan? Kita punya segalanya sayang!!” ujar mereka.
            Aku meneteskan air mata. Kenapa sekarang orang tua ku berubah. Sudah lupa keluarga, lupa sama anak, terlebih mereka lupa akan Tuhan. Jika seperti ini, lalu siapa yang salah? Mereka menganggap uang adalah segalanya.
            Empat bulan yang lalu, berita duka menyelimuti keluarga kami. Mama ku mengalami kecelakaan saat melakukan perjalanan udara menuju Bali. Pesawat yang mama tumpangi jatuh karena salah satu ban pesawat pecah. Mama mengalami luka yang cukup serius. Beliau sempat koma selama 4 hari dan akhirnya siuman.
            Saat mama membutuhkan doa dan semangat dari orang yang mama sayang, papa masih sempat memikirkan pekerjaannya yang tak kunjung usai. “pa.. kalau papa terus mengurus perusahaan saja, Dessy akan pergi dan jangan harap Dessy kembali.” Ancaman yang aku berikan pada papa. “iya sayang, papa akan menemani mama dan tidak akan memikirkan perusahaan sampai mama sembuh total.” Ujar papa yang membuat mama siuman.          
            Setelah mama menjalani rawat inap selama 3 minggu, mama diperbolehkan pulang. Rasa syukur terus aku panjatkan kepada Allah karena setelah kejadian mama mengalami kecelakaan, keluarga ku kembali harmonis dan mereka pun menjadi orang tua yang ku inginkan. Orang tua yang selalu ada waktu untukku, orang tua yang selalu mengajarkanku tentang arti pentingnya agama dalam kehidupan didunia.
            Aku sempat berfikir “apa mereka (orang tua ku) baru sadar setelah mama mengalami kecelakaan. Apa itu teguran yang diberikan Tuhan kepada orang tua ku? Tapi aku tetap bersyukur dan tetap berfikir optimis, KARENA SETIAP KEJADIAN PASTI ADA HIKMAHNYA.”




kisah nyata


Perbedaan

          Sore ini aku duduk termenung dan berfikir kenapa aku hidup jika hanya untuk disakiti. Aku dilahirkan dari keluarga yang cukup mapan. Ayahku seorang polisi dan bundaku seorang ibu rumah tangga yang cukup sabar.  Aku mempunyai seorang kakak perempuan cantik. Perbadaan usia kami cukup jauh, kakak kelas satu Sekolah Dasar sedangkan aku baru saja dilahirkan. Dan akupun sekarang sudah beranjak remaja.
 Suasana dikeluarga kami cukup harmonis. Management dikeluarga kami pun bisa dibilang berhasil, dengan dipimpin seorang ayah yang berjiwa kemiliteran yang tegas, disiplin, namun sabar. Aku tercipta sebagai anak yang cukup tegar dengan konidisi ku yang lemah.
Sejak kecil aku sudah difonis sebagai anak yang mengidap penyakit Tumor Ganas yang cukup parah. Namun aku cukup tegar dan tidak mau mengalah dengan keadaan. Aku bersekolah seperti selayaknya anak normal yang menuntut ilmu seraya kebutuhan hidup.
          Diusia ku sekarang yang sudah beranjak remaja, aku mulai merasakan perbedaan dikeluargaku. Ayah dan bunda sering memperlakukan ku berbeda dengan perlakuan mereka kepada kakak perempuan ku itu. Aku pun sempat berfikir “Apa aku bukan anak kandung mereka?” . Dengan beberapa  perlakuan mereka, aku semakin yakin bahwa ada perbedaan antara aku dan kakak.            Perbedaan perlakuan itu semakin ku rasakan setiap harinya, disaat kakak ku sudah lulus Sekolah Menengah Atas (SMA) dan masuk diperguruan tinggi negeri terkemuka di negara ku Indonesia. Tidak itu saja, terlebih kakak sudah menjadi kekasih Mas Irwan. Kekasih kakak yang sudah mapan. Pekerjaan kekasih kakak adalah seorang polisi yang membuat ayah menjadi lebih perhatian dan lebih menganggap contohlah kakak mu itu.
Beberapa contoh perbedaan perlakuan yang dilakukan kedua orang tua ku kepadaku yaitu disaat diskusi merundingkan rencana ayah yang ingin pergi berlibur diliburan tahun ini. “Ayo, jadi kemana kita berlibur tahun ini?” tanya ayah kepada semua anggota keluarga. “terserah yah.. yang penting kita menjadi senang saat berlibur nanti.” Ujar bunda memberi penjelasan. “iya ayah tau  bun, tapi mungkin saja anak – anak ayah punya ide yang bagus.” Tambah ayah. “ayo kak? Kakak ingin berlibur kemana? Kalau bisa sih Mas Irwan juga ikut berlibur!” tanya ayahku kepada kakak. “kalau kakak sih terserah yah, gimana kalau kita ke Malang saja. toh juga letak Malang tidak terlalu jauh dan cocok untuk liburan tahun ini.” Jelas kakak. “apa ayah? Mas Irwan ikut?! Kenapa sih Mas Irwan harus ikut? Kan Mas Irwan belum menjadi keluarga inti kita yah!” sahut ku seraya protes kepada ayah. “kamu itu dek, langsung aja nyahut omongan. Kan ayah belum minta kamu untuk bicara. Lagian ayah juga pernah merasakan menjadi Mas Irwan. Sudah kamu diam saja.” bentak ayah kepadaku. Rasa kecewa yang menyelimuti hati dan otakku, langsung  membawa tubuhku lari ke kamar dan menutup pintunya dengan sekeras-kerasnya agar mereka mengerti jika aku sedang kecewa kepada mereka.
Air mata ku kembali menetes dengan alunan doa yang aku panjatkan kepada Allah agar hati ku menjadi tenang. Terselip sebuah tanya yang aku tujukan kepada Tuhan ku Yang Maha Adil atas kejadian yang menimpa hidupku. “ya Allah.. hamba mengerti segala kejadian yang menimpa diriku semata-mata itu juga rencana-Mu. Tapi mengapa hidupku serasa tidak berguna? Aku sakit-sakitan, batinku teraniaya, dan itu semua membuatku tak sanggup lagi meneruskan drama didunia yang tidak pasti ini ya Allah.. aku butuh petunjuk-Mu, aku butuh pertolongan-Mu. Jika ini memang yang terbaik untuk ku berikanlah kekuatan batin dan apabila ini bukan yang terbaik untukku tolong  berikan jawaban dan solusi yang terbaik ya Allah.. aku hanya hamba-Mu yang lemah, yang penuh dosa. Tapi aku butuh Engkau ya Allah...”  setelah aku memanjatkan lantunan doa, sedikit ketenangan yang aku dapatkan.
Ya, sepeti itulah perbedaan yang mereka lakukan kepada ku. Untuk menghibur hati dan perasaan ku. Aku mempunyai beberapa teman yang bisa aku percaya dan seorang kekasih yang membuat aku bertahan menjalani  hidup ini sambil menunggu ajal menjemputku.
Sekarang aku menghiraukan semua perlakuan orang tua ku dan berusaha menghibur diri yang kelam sebagai ramaja penyandang Tumor Ganas.


ini kisah nyataa, tapii bukan kisah sayaa loh :D http://karodalnet.blogspot.com/2011/05/kumpulan-cerpen-remaja.html